Preset Spesifikasi Armada & Simulasi Kerusakan Jalan
Pelajari kelas kendaraan angkutan barang berdasarkan PM 60/2019 dan simulasikan dampak kelebihan muatan (ODOL) terhadap ketahanan aspal jalan raya menggunakan pemodelan standar AASHTO.
Standar Karakteristik Armada Truk (PM 60/2019)
Golongan II: Truk Engkel (CDE)
Medium Truck 2 Sumbu (1.2)
JBI Maksimum:
12,0 Ton
Berat Kosong:
4,0 Ton
Muatan Legal:
8,0 Ton
Dimensi Box:
6.0m x 2.1m x 2.2m
Golongan III: Truk Fuso (CDD)
Heavy Truck 2 Sumbu (1.22)
JBI Maksimum:
16,0 Ton
Berat Kosong:
5,0 Ton
Muatan Legal:
11,0 Ton
Dimensi Box:
8.2m x 2.4m x 2.6m
Golongan IV: Truk Tronton
Heavy Truck 3 Sumbu (1.22)
JBI Maksimum:
24,0 Ton
Berat Kosong:
8,0 Ton
Muatan Legal:
16,0 Ton
Dimensi Box:
9.5m x 2.5m x 2.8m
Golongan V: Truk Trailer / Tempelan
Heavy Truck 5+ Sumbu (1.22-22)
JBI Maksimum:
40,0 Ton
Berat Kosong:
14,0 Ton
Muatan Legal:
26,0 Ton
Dimensi Box:
16.5m x 2.5m x 3.2m
Simulator Beban Roda AASHTO
Atur jenis kendaraan, berat muatan aktual, dan jarak rute tempuh untuk menganalisis secara instan lonjakan tingkat kerusakan jalan.
8.0 Ton
Ton
100 Km
Km
Hukum Pangkat Empat AASHTO menyatakan bahwa tingkat kerusakan perkerasan aspal jalan raya berbanding lurus dengan pangkat empat dari rasio beban sumbu kendaraan terhadap beban standar (8,16 Ton). Penambahan beban sedikit saja memicu kehancuran aspal secara eksponensial!
Faktor Kerusakan Aspal
1.0x (Normal)
Sesuai standar muatan legal
Kerugian Konstruksi Jalan
Rp 0
Beban pemeliharaan per trip
Ekspektasi Umur Jalan
10.0 Tahun
Masa pakai desain standar: 10 thn
Rasio ESAL Pelanggaran